Peringatan Maulid Nabi saw Kampungku Tetap Meriah di Musim Pandemi

Seperti setiap kampung di Pulau Bawean, tepat pada kamis,12 Rabiul 1442 H, bertetepatan dengan 29 Oktober 2020, bertempat di masjid Nurul Huda, kami sekampung tetap menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. walaupun pandemi covid-19 masih mendera. seperti sudah maklum, Guntung, merupakan bagian dari kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik masih berstatus zona merah. waluapun demikian antusiasme masyarakat untuk merayakan peringatan maulid tetap tinggi.

Mulai pukul 06.30 alunan merdu beranji sudah sayup-sayup terdengar dari rumahku. Aku pun segera bersiap-siap berangkat ke masjid untuk melihat para pemuda dan reamaja unjuk kebolehan membaca berzanji. Berzanji yang di baca adalah beranji natsar sampai khatam. Pada momen ini para remaja sangat bersemangat membaca berzanji secara bergantian. semuanya dapat giliran membaca mengaktualisasikan kemampuannya setelah beberapa bulan sebelumnya mereka dilatih oleh para senior.

Sementara itu, para ibu dan remaja puteri terlihat lalu-lalang menjunjung sesuatu di atas kepala dari rumah mereka untuk di bawa dan dikumpulkan di masjid. Yang mereka bawa adalah "Berkat" atau "angkatan", demikian kami menyebutnya. Berkat atau angkatan ini adalah aneka masakan, makanan, kue dan buah-buahan yang diletakkan dalam bak yang dihias sedemikan rupa. makan yang mesti ada dalam angkatan antara lain adalah dodol, rengginang, gugudu, wajik dan lain-lain. Pokonya tanpa ini peringatan Maulid terasa musatahil. Berkat ini nantinya akan dibagi kembali secara acak sebagai bentuk shadaqah dan ekspresi kebersamaan serta keiikhlasan. Menurut saya inilah yang menjadi ciri khas Peringatan maulid nabi Muhammad saw di Pulau Bawean termasuk kampungku.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, berkat tahun ini tampak lebih kecil dari biasanya. "Karena musim corona", demikian masyarakat sering berkeklakar. Namun demikian, berkat tahun ini sangat banyak dan melimpah. Lho, ko bisa? pasalnya lebih 50 persen warga kampungku memberi angkatan atau berkat lebih dari satu. Sisa berkat ini nantinya akan dibagi kepada undangan dan para remaja kampung, bahkan anak-anak juga kebagian. inilah yang membedakan kampungku dengan kampung lain di Bawean.

Sekitar Pukul 08.90 WIB acara seremnial dimulai. Ada pembacaan ayat suci Alquran, shalawat dan sambutan-sambutan dari tokoh dan takmir masjid. Untuk acara pengajian, sabagai mauidzah hasanah diisi oleh K. Hudam Syafi'i,  dari Gunungsoka, Gunungteguh.

Sebagai pendahuluan beliau mengharap agar peringatan ini diniati dengan ikhlas agar kegiatan ini menjadi ekspresi ketakwaan yang dapat menangkal datangnya balak dan adzab dari Allah SWT termasuk corona.

Selanjutnya beliau juga memaparkan bahwa bulan Rabiul Awal adalah bulan bersejarah bagi umat Islam karena pada bulan ini manusia agung, Nabi Muhammad saw dilahirkan. Dari saking istimwenya sehingga bulan ini disebut bulan molod. Ini merupakan ekspresi kebahagiaan dan rasa syukur kepada Allah SWT atas lahirnya Nabi Muhammad saw. yang telah membebaskan umat manusia dari keterpurukan di segala lini kehidupan, baik secara agama, moral dan kemanusiaan.

Selain itu Peringatan Maulid ini merupakan ekspresi cinta kepada baginda Rasulullah Muhammad saw., jadi tidak heran jika peringatan Maulid Nabi merupakan perayaan yang paling meriah sekaligus paling sering dilaksanakan oleh kaum muslimin dari semua kalangan.

Sebagai penutup beliau, yang juga sebagai Katib Syuriah PCNU Bawean, mengutip pernyataan Imam Sirri Saqathi,

من قصد موضعا يقرأ فيه مولد النبي صلى الله عليه وسلم فقد قصد روضة من رياض الجنة لأنه ما قصد ذلك الموضع الا لمحبة النبي صلى الله عليه و سلم . وقد قال صلى الله عليه و سلم : من أحبني كان معي فى الجنة

“Barangsiapa pergi ke suatu tempat yang dibacakan di dalamnya maulid Nabi SAW, maka sesungguhnya ia telah pergi ke sebuah taman dari taman-taman syurga, karena tidaklah ia menuju ke tempat-tempat tersebut melainkan karena cintanya kepada Nabi SAW. Sesungguhnya Rasulullah SAW. bersabda: “Barangsiapa mencintaiku, maka ia akan bersamaku di dalam syurga.”

Setelah acara ditutup dengan doa, acara selanjutnya pembagian berkat. Kira-kira bedug duhur kurang 35 menit acara pun kelar secara sempurna. Alhamdulillah, semuanya berjalan dengan lancar. Semoga kita semua dapat syafaatnya kelak. Amin. (sy)

Posting Komentar

0 Komentar