Mengawali ceramahnya, kiai muda sekaligus
pengasuh PP Tsamratu Afkar Putri ini mengajak hadirin agar pada momentum awal
rajab untuk memperbanyak doa “allahumma bariklana fi Rajaba wa Sya’bana waballlighna
ramadlana”.
Dalam ceramahnya beliau menjelaskan bahwa, sebagai
peristiwa luar biasa Isra-Mi’raj merupakan peristiwa yang salah satu tujuannya
adalah untuk menunjukkan keagungan Allah sekaligus gambaran-gambaran kehidupan
untuk Nabi Muhammad saw dan pelajaran buat kita umatnya. Gamabran ini misalkan tentang seorang
laki-laki yang mempunyai wajah yang bersinar laksana nur arasy karena melakukan
3 perkara : banyak berdzkir dan mengingat Allah, memiliki hati yang selalu
terpaut dengan masjid; dan tidak menyakiti hati kedua orang tuanya.

0 Komentar